Pemuda Deklarasikan Sleman Damai

Komitmen Bersama : Bupati Sleman Drs. H.Sri Purnomo berfoto bersama dengan seluruh elemen kepemudaan di Kabupaten Sleman di pendopo rumah dinas Bupati Sleman Sabtu (18/2) malam lalu.

Tolak Aksi Kekerasan Bermotif Apapun
SLEMAN- Masih terjadinya berbagai aksi kekerasan di wilayah Kabupaten Sleman terus direspon oleh berbagai elemen. Salah satu yang kembali mengambil sikap adalah dari kalangan pemuda. Sabtu (18/2) malam lalu berbagai elemen kepemudaan yang ada di Sleman yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Karang Taruna menggelar aksi Deklarasi Sleman Damai di Pendopo Rumah Bupati Sleman. Acara ini dikemas dalam acara Ngopi Bareng Kapolres Sleman dengan Pemuda se-Kabupaten. Acara mengambil tema “Pemuda Bersatu, Sleman Maju, Pemuda Sleman Jujur, Akur, Sak Sedulur”.

Eleman yang tergabung dalam aksi ini antara lain Gerakan Pemuda Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Banser, Kokam, Generasi Muda Forum Komunikasi Purnawirawan dan Putra Putri TNI – Polri (FKPPI), Satuan Pemuda dan Mahasiswa Pemuda Pancasila, IPNU, IPPNU, IPM, IMM, Nasiatul Aisiyah, Fatayat NU, Pemuda Katolik, Pemuda Budha, Peradah (Pemuda Hindu), Pemuda Kristen dan Karang Taruan di wilayah Kecamatan Sleman.
Deklarasi Sleman Damai ditandai dengan pembubuhan tanda tangan di spanduk yang dibentangkan. Ikut membubuhkan penandatangan ini Bupati Sleman Drs.H.Sri Purnomo, MSi, Kapolres Sleman yang diwakili oleh Kasat Binmas AKP Ani Rahmawati, Ketua DPD KNPI Sleman Syukron Arif Muttaqien, SE, Ketua Karang Taruna Kecamatan Rachmadi Gunawan dan perwakilan seluruh OKP.
“Kami yang hadir disini berkomitmen menciptakan Sleman Damai dan menolak aksi kekerasan dengan dalih maupun motif apapun,” ujar Syukron disela-sela acara.
Ditegaskan Syukron wilayah Sleman selama ini cukup kondusif dan aman. Beberapa aksi kekerasan di Sleman seperi pembacokan dan pelemparan batu sebagian pelaku bukan berasal dari Sleman. “Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh pemuda yang ada di Sleman untuk menjaga wilayah masing-masing. Hindari keluar malam tanpa tujuan yang jelas,” pintanya.

Bupati Sleman dalam menyambut baik acara ini. Dia berharap para pemuda sleman jangan mau dibenturkan dan dipecah belah oleh pihak manapun. “Makanya saya sangat setuju dengan slogan ini. Pemuda Bersatu, Sleman Maju. Karena dengan persatuan segala sesuatu bisa dicapai,” lontarnya.
Tokoh Pemuda Sleman Dr. Hempri Suyamta menegaskan pemuda harus menjadi tonic (obat, Red), bukan toxit (racun) di masyarakat. Maju berkembangnya sebuah daerah salah satu faktornya ditentukan oleh sikap dan partisipasi dari pemudanya. “Jangan sampai pemuda Sleman puas sehingga terlena dengan kondisi saat ini. Sebab beberapa daerah lain sudah menggelorkan bagaimana mengalahkann Sleman,” terangnya..
Sedang Ani Rahmawati menjelaskan acara Ngopi Barang Kapolres dengan Pemuda Sleman ini akan menjadi agenda rutin Polres. Diharapkan dengan sering ketemu diharapkan para pemuda bisa mendukung program keamanan dan ketertiban di masyarkat. “Kalau sering ketemu kan juga bisa jadi tahu apa yang menjadi kemauan pemuda saat ini,” tandasnya. (sam).

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *